Oleh : Administrator, 32 View

Kolaborasi yang dalam bahasa Indonesia diterjemahkan dengan bekerjasama adalah suatu gerakan bersama-sama untuk melaksanakan visi dan misi bersama sehingga tercapainya cita-cita bersama.

Kolaborasi dalam organisasi PT. Kolaborasi Saudagar Indonesia (KoSI) adalah kerjasama sesuai dengan potensi dan kekuatan masing-masing/individu/kelompok  untuk melaksanakan visi,misi organisasi sehingga terwujudnya cita-cita KoSI.

Diilhami oleh filosofi lidi, yang apabila hanya sebatang, maka tidak banyak yang dapat dilakukan oleh sebatang lidi tersebut meskipun lidi tersebut sangat kuat. Paling hebat lidi sebatang itu hanya dipotong-potong dan dijadikan tusuk sate. Ia lalu dibakar bersama sate, setelah satenya matang dan dimakan, lidipun terbuang.

Contoh lain dari lidi sebatang adalah untuk jadi tusuk gigi. Nasibnya pun sama dengan lidi yang dijadikan tusuk sate. Setelah ia dipakai dan masuk kedalam mulut seseorang, tusuk gigi tersebut akan dibuang. Tidak ada lagi orang lain yang sudi  memakainya. Maka berakhirlah nasib sebatang lidi ditempat sampah, dikantong-kantong plastik yang segera akan dibuang.

Tidak banyak hal yang dapat dilakukan oleh lidi sebatang.

Lain halnya apabila lidi-lidi tersebut dikumpulkan menjadi satu kesatuan dan diikat dengan sebuah ikatan, maka ia akan menjadi sebuah kekuatan yang baru. Dengan bersama-sama ia kan menampakkan wujud barunya yang kita sebut sapu, ya Sapu Lidi

Betapapun sebuah sapu meskipun ia terdiri dari lidi-lidi yang lemah, ia akan dapat mendorong setumpukan sampah meskipun sampah tersebut basah, banyak dan bertebaran dimana-mana. Lidi yang lemah tersebut akan saling berkontribusi menyumbangkan potensinya, sehingga sapu tersebut bisa menjadi alat untuk menafkahi seseorang. 

Pertanyaannya adalah apakah lidi yang sudah menjadi sapu tersebut tersebut tidak akan pernah patah?

Tentu ia akan rusak atau bisa patah juga, namun rusaknya lidi yang menjadi sapu tersebut sangat kecil, karena ia saling lindung melindungi satu sama lain. Paling jika kita perhatikan lebih jauh, maka ujung-ujung dari lidi saja yang akan patah, tidak sampai kepangkal lidi tersebut. Seorang penyapu jalan yang hebat, ia akan segera menyisipkan lidi baru untuk menopang dan bahkan memperkuat sapu yang sudah dipekerjakan nya itu.

Sapu tersebut bisa berumur lama dan panjang, kekuatannya pun akan menjadi dahsyat, apabila penggunanya memiliki cukup pengetahuan untuk menjaga sapu tersebut.

Demikian juga dengan sebuah usaha, usaha yang dijalankan sendiri-sendiri, apalagi dalam era covid ini, ibarat lidi sebatang. Ia akan rentan tutup, mati sebelum tumbuh yang pada akhirnya pengusaha tersebut akan mengalami kerugian secara langsung. 

Contoh usaha sendiri sendiri ini banyak dilakukan oleh masyarakat bermodal kecil, misalnya dengan membuka warung kopi, buka warung sembako diperumahan, atau pedagang sayur keliling ataupun yang mangkal dan sejuta contoh lainnya yang dapat kita lihat sehari-hari didepan mata kita.   

Contoh lain dari perusahaan yang berjamaah adalah Toyota, Mitsubishi, Bank BCA, dan Perusahaan kelas dunia.

Mitsubishi telah lebih berumur 400 tahun sejak didirikan di Jepang dan eksis sampai saat ini.

Toyota telah berumur labih 100 tahun meskipun hantaman Perang Dunia Pertama, Perang Dunia Kedua ditambah dengan  Krisis Teluk. Ia tetap bertahan sampai dengan saat ini. Sebagai informasi tambahan, nilai atau harga sebuah merek Toyota, hanya merek saja dengan logo melingkar tersebut, bernilai 14 T dan tertinggi di Jepang saat ini. 

BCA meskipun dilanda krisis moneter 1998, ia dapat eksis kembali bahkan menjadi bank swasta terkuat nasional saat ini. Mereka kuat karena mereka bekerjasama, mulai dari permodalan yang menggalang dana dari masyarakat melalui saham-saham, manajemen yang efesien serta nasabah atau konsumen yang loyal.

Mereka ibarat sapu, mereka dapat mengerjakan banyak hal, daya tahan mereka tinggi, kekuatan mereka dahsyat, mereka dapat mengguncang ekonomi  suatu negara bahkan dunia. Jika ada satu sisi mereka lemah, maka kelamahan tesebut segera tertutupi oleh sisi yang lain. Kerugian mereka disuatu tempat misalnya akan ditutupi oleh keuntungan ditempat lain. itulah dahsyatnya sebuah kerjasama, yang dalam ini kita sebut kolaborasi.

Pertanyaan yang kedua adalah, adakah penjual sayur keliling, atau yang empunya warung diperumahan, atau penjual bakso, atau driver Ojol, atau penjual Nasi Padang, atau toko-toko kelontong mempunyai daya tahan usaha seperti contoh diatas?

 

Pertanyaan yang ketiga adalah, Apakah kita masih  mau berusaha sendiri-sendiri ibarat lidi sebatang, atau berkolaborasi ibarat sapu?

 

Jika jawabannya adalah ingin berkolaborasi, maka PT. Kolaborasi Saudagar Indonesia siap bekerjasama dengan anda.

 

 

 
 



Sabtu, 25 Jul 2020 Apa Itu Agio
Sabtu, 25 Jul 2020 Dilusi Itu Nikmat: Cleo

Sabtu, 25 Jul 2020 Apa Itu Dilusi
Sabtu, 25 Jul 2020 Apa Itu Saham?

Yukk Cari Reseller / Penjual Terdekat dengan tempat tinggal anda. Klik / Cari Disini
Bumbu Masak D-Ichi Frozen Food