Budi Gunadi: Ini Syaratnya Konglomerat Dapat Menyediakan Vaksin Secara Mandiri

Vaksinisasi Selesai dalam waktu 365 hari

41
Digunakan untuk header berita
Profle Budi Gunadi, Menkes ( sumber: Google.com)
Iklan Beras Premium Asli Dari Ranah Minang

Beberapa waktu belakangan ini muncul suara dari kalangan pengusaha



Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, memberikan suara untuk menanggapi keinginan para pengusaha tersebut. Ada syarat yang diberikan oleh Menkes.

“Saya banyak dapat WA (WhatsApp) dari CEO dan konglomerat yang dulu menjadi nasabah saya, terkait vaksinasi mandiri,” kata Budi yang juga mantan Direktur Utama Bank Mandiri ini di Jakarta, Kamis (21/1/2021).

Budi memberikan beberapa catatan terkait keinginan vaksin mandiri tersebut. Pertama, ujarnya, vaksinasi Covid-19 bukan untuk melindungi diri sendiri tapi melindungi orang lain. “Vaksinasi ini untuk membangun herd immunity, jadi ini produk yang sangat sosialis,” jelasnya.

Catatan kedua, Budi mengatakan pengusaha boleh membantu proses vaksinasi lewat vaksin mandiri, namun harus diberikan semerata mungkin. Jangan hanya orang-orang atau golongan tertentu saja yang didahulukan dalam program vaksinasi mandiri ini.

“Ketiga, saya minta tolong dipastikan ini diberikan secara gratis. Saya terbuka (vaksin mandiri) asal bisa membantu proses vaksinasi secepat-cepatnya, sebanyak-banyaknya, dan semurah-murahnya,” lanjutnya.

Soal program vaksinasi ini, Budi mengatakan sesuai permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi), proses vaksinasi Covid-19 harus selesai dalam waktu 365 hari atau setahun. Pemerintah, lanjut Budi, akan menggandeng perusahaan logistik swasta dan rumah sakit swasta gar proses vaksinasi bisa selesai tepat waktu,

“Vaksin ini harus diangkut logistik rantai dingin 2-8 derajat celcius. Tidak semua perushaaan logistik mampu. Kita akan bekerja sama dengan perusahaan swasta yang mampu membantu kita mendukung logistik. Jadi sangat complicated,” jelasnya.

Sampai saat ini, Budi mengatakan, Indonesia sudah mengamankan 600 juta lebih vaksin Covid-19. Ada 4 jenis vaksin Covid-19 yang sudah diamankan Indonesia, yaitu vaksin Sinovac (China), Astrazenca (Eropa), Pfizer (Amerika Serikat), dan Novavac (Amerika Serikat).

Saat ini, Indonesia sudah memulai proses vaksinasi untuk 1,4 juta tenaga kesehatan. Kemudian pada Maret-April 2021 dilanjutkan untuk 17 juta pekerja sektor publik seperti PNS dan anggota TNI/Polri, lalu masyarakat lanjut usia yang jumlahnya 25 juta, dan terakhir masyarakat umum yang ditargetkan mulai pada Mei 2021.

Editor : BDe.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here